Nasib Kekuatan
One For All
Di Tangan Midoriya
Seperti yang kita tahu,saat ini manga dari serial anime My Hero Academia telah mencapai 305 chapter dan terjadi sebuah bencana besar yang menjadikan para penjahat berkeliaran dan menguasai seluruh negeri Jepang,sampai-sampai para pahlawan di sana tidak bisa mengatasi situasi seperti itu dan memanggil bantuan dari pahlawan negara lain,ditambah lagi Endeavor yang mengalami luka parah dan tidak bisa berbuat apapun tentang Dabi dan hanya membeku melihat pertempuran dengan duduk manis dan melihat tiga anak didikannya babak belur,yakni Todoroki yang terbakar oleh api Dabi,Bakugou yang badannya ditusuk oleh Shigaraki yang dikendalikan oleh All For One dan Midoriya yang sudah tidak bisa merasakan kaki dan tangannya.Sementara itu Hawks menjadi penasaran dengan apa yang dikatakan Endeavor,yakni tentang One For All yang dimiliki oleh Midoriya dan Hawks mencurigai bahwa kekuatan itu berkaitan dengan All For One.
Setelah itu Hawks menuju kamar perawatan Midoriya dan diberitahukan oleh teman-teman Midoriya bahwa Midoriya belum juga sadar,disisi lain All Might mendampingi Midoriya dan merasakan bahwa Midoriya sedang berbicara dan berkomunikasi tentang One For All di alam bawah sadarnya dengan para penerus One For All sebelumnya,bertemu lah Midoriya dengan para pengguna quirk yang digunakan Midoriya,yakni Black Whip yang dimiliki oleh Daigoro Banjo dan memiliki nama pahlawan Lariat.Dan juga Midoriya bertemu dengan pengguna quirk danger sense yang dimiliki oleh Shinomori.Selain itu Midoriya juga berbincang-bincang dengan para pengguna One For All lainnya,sampai-sampai Nana Shimura yakni sensei dari All might mengajukan sebuah pertanyaan apakah Midoriya bisa membunuh Shigaraki Tomura yang merupakan cucunya sendiri dan Nana Shimura juga menyadari kesalahannya karena meninggalkan anaknya yang merupakan ayah dari Shigaraki Tomura,itulah yang terjadi pada chapter sebelumnya yakni chapter 304.
Pada chapter 305 ini percakapan mereka pun terus berlanjut dan akhirnya Midoriya pun merespon dan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Nana Shimura.Jawaban yang diberikan Midoriya sangatlah mengejutkan hingga membuat Nana Shimura dan All Might menangis,Midoriya mengatakan bahwa dirinya merasakan perasaan Shigaraki disaat Shigaraki membicarakan aspirasinya di bagian pikirannya yang terdalam.Dan Midoriya pun mengatakan bahwa dia merasakan bocah yang sedang menangis dan mengatakan bahwa One For All adalah kekuatan untuk menyelamatkan masyarakat dan bukan untuk membunuh dan Midoriya bilang bahwa All Might lah yang mengajarkan semua itu padanya.Midoriya pun mengatakan:
"mungkin awalnya digunakan untuk menghapuskan All For One,tapi karena kalian telah mengorbankan nyawa dan dan menjaga kekuatan ini tujuan One For All berubah seiringnya waktu!.Mungkin ada kemungkinan menghentikannya dengan cara dengan cara membunuhnya… dan aku tak mengetahui bagaimana caranya aku akan melakukan itu,tapi aku ingin mencoba untuk menyelamatkan anak yang menangis itu!"
Dengan begitu Nana Shimura pun ikut menangis terharu mendengar perkataan dari Midoriya dan pada akhirnya sang pengguna All For One pertama menyetujui hal itu dan akan menuntun Midoriya,dengan begitu Nana Shimura menitipkan salam kepada sahabatnya Gran Torino yang masih hidup.Kesimpulannya Midoriya tidak akan mau membunuh Shigaraki apapun alasannya,dan dia akan menyelamatkan Shigaraki dengan caranya sendiri dan dituntun oleh pengguna One For All lainnya.Dengan begini ada teori bahwa Shigaraki Tomura akan disadarkan oleh Midoriya dan hanya menjadi wadah oleh All For One dan pertempuran mati-matian mungkin hanya akan berlaku kepada Endeavor dan Dabi.
Komentar
Posting Komentar